Personal Financial Goal Planning

There are three stages in personal finance circle, they are life beginning, pension preparation and pension period.

PPM Manajemen3
Text and image block 


 



Oleh: Lufina Mahadewi, M.M., M.Sc.  -  Core Faculty PPM School of Management

*Tulisan ini tayang di Majalah Market+ Edisi 83 Desember 2016 p. 26

Salah satu langkah dalam perencanaan keuangan ialah mendefinisikan tujuan keuangan yang bersifat jangka pendek (rencana pencapaian <1 tahun), jangka menengah (1-10 tahun), dan jangka panjang (>10 tahun). Berdasarkan itu lalu dikembangkan rencana tindakan mengejar pencapaian untuk tujuan tersebut. Susunlah tujuan keuangan untuk memberikan fleksibilitas dan likuiditas keuangan serta perlindungan bagi aset keuangan. 

Fleksibilitas perencanaan tujuan keuangan dalam hal pemenuhan kebutuhan yang bersifat darurat atau keperluan investasi. Lalu kemudahan dalam mengakses dana likuid yang dimiliki tanpa adanya potensi penurunan nilai, serta perlindungan nilai aset atas potensi risiko keuangan menjadi faktor yang harus diperhatikan dalam merencanakan tujuan keuangan. 

Selain itu, tujuan keuangan yang disusun harus secara rinci dan realistis merefleksikan gambaran keuangan pribadi Anda dan keluarga. Penetapan waktu pencapaian beserta prioritas pencapaian tujuan keuangan dapat membantu dalam merencanakan keuangan dengan lebih baik. 

Penentuan tujuan keuangan jangka pendek diarahkan kepada pemenuhan kebutuhan keuangan, seperti pelunasan kartu kredit maupun utang jangka pendek lainnya yang harus dilunasi dalam kurun waktu <1 tahun. Sedangkan perencanaan tujuan keuangan jangka menengah diarahkan ke pemenuhan kebutuhan seperti persiapan uang muka pembelian rumah, perencanaan pembeliaan kendaraan, persiapan biaya kuliah anak. Lalu tujuan keuangan jangka panjang umumnya adalah terkait bagaimana Anda dan keluarga merencanakan kebutuhan investasi atau tabungan untuk hari tua atau pensiun. 

Perencanaan tujuan keuangan erat kaitannya dengan siklus keuangan pribadi, menurut Keown (2010) terdapat tiga tahap dalam siklus keuangan pribadi, yaitu awal kehidupan, persiapan pensiun, dan masa pensiun. Tahapan awal kehidupan merupakan tahap Anda dan keluarga mengumpulkan kekayaan atau aset. Tahap ini perencanaan tujuan keuangan diarahkan kepada pembelian rumah, investasi, pembeliaan asuransi dan pemenuhan atas tujuan keuangan jangka pendek dan menengah lainnya. 

Pada tahapan persiapan pensiun, fokus tujuan keuangan adalah pada upaya mencapai rencana yang ingin dijalankan di hari tua (pensiun) dan menciptakan kekayaan. Pada tahapan ini, diharapkan kebutuhan keuangan seperti pembeliaan rumah dan biaya pendidikan anak sudah dapat tercapai. Hal-hal yang harus diperhatikan pada tahapan ini adalah adanya potensi pencapaian tujuan keuangan tidak dapat terpenuhi dikarenakan adanya perubahan karir dan pendapatan, kematian pasangan hidup, perceraian. 

Ketika memulai masa pensiun, fokus tujuan keuangan diarahkan kepada pemeliharaan kekayaan manajemen aset. Kebutuhan atas perencanaan dana untuk kesehatan menjadi salah satu fokus di masa pensiun. Selain itu, bagaimana menjaga aset yang dimiliki agar tidak terjadi penurunan nilai sehingga aset tersebut dapat kemudian hari diwariskan kepada ahli warisnya dengan baik patut dapat perhatian.

Pada akhirnya, tujuan keuangan dapat difungsikan sebagai acuan atau pilar dalam mencapai rencana keuangan di masa depan dan menjadi ukuran atas efektifitas pencapaian tujuan keuangan. Apabila dalam pelaksanaanya terdapat rencana-rencana yang tidak tercapai maka fleksibilitas menjadi kuncinya. Berbagai alternatif sebaiknya dirancang sejak awal sebagai improvisasi apabila tujuan tersebut tidak dapat tercapai.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.