Ego in Interpersonal Communication

What is the communication that can help us avoid conflicts?

PPM Manajemen3
Text and image block




Oleh : Ciu Heny Meiria, M.M. – Marketing Trainer, Executive Development Program PPM Manajemen

*Tulisan ini dimuat di SWA Online

Dalam kehidupan sehari-hari, entah di lingkungan keluarga, pekerjaan dan pertemanan, acapkali muncul konflik antar pribadi yang salah satu penyebabnya adalah masalah komunikasi.

Mungkin sebagian dari kita menganggap komunikasi merupakan suatu hal yang mudah karena setiap saat kita melakukannya. Bahkan komunikasi dilakukan di alam bawah sadar kita. Akan tetapi komunikasi yang seperti apakah yang dapat membantu kita agar terhindar dari konflik? Jika berkomunikasi ada unsur negosiasinya maka bagaimana agar berhasil mencapai kesepakatan? Itu terjawab  dengan melakukan komunikasi efektif.

Salah satu cara yang membantu kita berkomunikasi dengan efektif adalah dengan menerapkan teori analisis transaksional. Teori ini merupakan karya ahli ilmu jiwa terkenal, Eric Berne, yang ditulis dalam buku “Games People Play”.

Teori ini telah menjadi salah satu teori komunikasi antarpribadi yang mendasar. Melalui penelitian yang dilakukan Eric Berne, manusia memiliki 3 status ego di dalam dirinya yaitu: status ego dewasa, status ego orang tua, dan status ego anak.

Status ego dewasa memiliki ciri logis, rasional, dan menggunakan data atau fakta. Adapun status ego orang tua memiliki 2 bagian, orang tua pengkritik (critical parent), dan orang tua pemelihara (nurturing parent). Ego orang tua pengkritik  memiliki ciri menggurui, mengkritik, menghukum sedangkan ciri ego orang tua pemelihara adalah memelihara, mendukung, membantu.

Sementara status ego anak memiliki 2 bagian, yaitu anak penyesuai (adaptive child), dan anak alamiah (natural child). Status ego anak penyesuai adalah penurut, manipulasi, manja. Sedangkan status anak alamiah adalah spontan, memberontak, ingin tahu, dan kreatif.

Dalam teori Analisis Transaksional dikatakan terdapat 3 jenis transaksi, yakni  transaksi sejajar, silang, dan tersembunyi. Transaksi sejajar bila pesan atau respon yang dikirim dengan ego status tertentu mendapat respon dari lawan bicara sesuai dengan status ego yang diharapkan sehingga komunikasi berjalan efektif.

Contoh transaksi sejajar adalah status ego dewasa ditanggapi dengan status ego dewasa, atau status ego orang tua (pengkritik) ditanggapi dengan status ego anak (penyesuai). Transaksi silang kebalikan dari transaksi sejajar, yakni, bila pesan atau respon yang dikirim mendapat respon tidak sesuai yang diharapkan sehingga komunikasi menjadi tidak efektif.

Contoh transaksi silang adalah status ego dewasa ditanggapi dengan status ego orang tua (pengkritik), atau status ego dewasa ditanggapi dengan status ego anak (pemberontak), atau status ego orang tua (pengkritik) dengan status ego anak (pemberontak).

Agar komunikasi yang dilakukan terhindar dari konflik dan dapat mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, diperlukan transaksi komunikasi yang sejajar.

Dalam situasi formal, menggunakan transaksi sejajar antara status ego dewasa dengan status ego dewasa. Akan tetapi dalam prakteknya, seringkali yang terjadi adalah komunikasi dengan transaksi silang yang bisa menyebabkan munculnya konflik atau salah satu pihak menarik diri sehingga tidak menghasilkan kesepakatan.

Jika menemui situasi terjadinya komunikasi dengan transaksi silang maka cara mengatasinya adalah dengan mengubah posisi transaksi silang menjadi transaksi sejajar, dengan cara mengenali status ego yang digunakan lawan bicara saat komunikasi berlangsung sehingga dapat menempatkan status ego yang tepat.

Misalnya saat lawan bicara kita menggunakan status ego orang tua pengkritik maka harus ditanggapi dengan status ego anak yang penurut , setelah lawan bicara sudah menurunkan status ego-nya menjadi dewasa baru ditanggapi dengan status ego dewasa.

Dalam prakteknya, untuk menyesuaikan status ego lawan bicara agar menjadi status ego dewasa tidak bisa dalam satu waktu, sehingga perlu juga melihat situasi dan kondisi. Jika tidak memungkinkan, untuk mengejar agar terjadi komunikasi transaksi sejajar, carilah waktu yang tepat.



Leave a comment

You must be logged in to post a comment.